Kecanduan Teknologi Lebih Bahaya Dari Narkoba

5 mins read.
Kecanduan Teknologi Lebih Bahaya Dari Narkoba

Era digital sungguh berkembang dengan cepat. Dulu sekitaran tahun 2008 saya masih ingat sekali bahwa di Indonesia, kususnya sekitaran aceh dan sumatera utara masih sedikit dan terbatas untuk akses internet.

Bahkan untuk warung internet bisa dihitung dengan jari saja. perkembangan saat itu masih hebohnya dengan sistem operasi symbian di handphone-handphone setip orang. Dan Saya ingat sekali juga betapa bahagianya ketika pertama sekali berhasil mengakses internet menggunakan handphone pada jaringan GPRS.

Ketika di sekolah, Waptrick adalah web yang menjadi populer kala itu untuk mengunduh berbagai jenis konten untuk handphone seperti games, musik, video sampai dengan konten-konten yang berbau dengan negatif.

Masa itu adalah masa yang masih hebohnya juga dengan friendster, yahoo kemudian facebook, youtube dan blogger.

sampai-sampai saya sendiri memiliki begitu banyak blog karena begitu tertarik hanya dengan mempercantik tanpa ada kegiatan menulis yang konsisten seperti menulis pada blog ini.

Kembali lagi kemasa duloe, dimana saya pertama sekali bertemu dengan “komputer”. kala itu hanya untuk dengerin musik, main game, dan sesekali membantu orang tua mengolah data menggunakan excel.

masa itu masih era, windows 98 dan XP. yap. dan anehnya pentium 4 adalah primadona.

Saya juga masih ingat sekali bahwa ada satu web offline dari Ilmukomputer.org yang secara tidak sadar ada dikomputer saya. itu menjadi bacaan favorit ketika itu dan ternyata saya baru ketahui bahwa itu adalah situs legend di Indonesia. Ketika itu saya hanya mengakses halaman tersebut secara offline dan statis dikomputer. Saya belum benar-benar memahami “Apa ini?”, “Bagaimana ini berjalan”, “Apa kegunaannya?” dan setelah tiga tahun kemudian baru saya ketahui bahwa.. Ohh. itu “Web”,”Internet” dan segala istilah-istilah itu.

setelah masa-masa itu berakhir, sekitaran tahun 2005 mulailah di perkenalkan dengan Laptop. Kala itu Toshiba tebal adalah primadona. dengan tas Kulit dan lengkap dengan Disket Externalnya :v gak kebanyang kalau sekarang itu DVD External dan juga mulai ditinggalkan karena sekarang sudah eranya 4.0. yang berarti semuanya menggunakan wireless alias nirkabel untuk mengontrol segalanya.

Dulu saya begitu nyaman dengan Komputer PC Desktop dan tahun 2010 sudah mulai menggunakan Laptop untuk keseharian. Awalnya saya merasa risih karena ketika saya meletakkan tangan di sebelah kiri bagaian laptop akan merasakan betapa panasnya Laptop itu bekerja dan Panasnya terasa sampai trackpad.

Tapi, Masa itu telah berakhir. karena sekarang Laptop sudah pada tipis dan mengarah kepada Hybrid seperti Yoga Book, Microsoft Surface. Namun itu bakal ditinggalkan juga setelah semua orang sudah mulai menggunakan Smartphone dan Tablet.

Beberapa bulan lalu, Ipad Pro yang baru dirilis. dan itu menjadi perubahan baru bahwa sekarang adalah generasi Mobilitas yang tinggi. dimana semua orang hanya ingin menginkan semua peralatan yang mudah digunakan, mudah dibawa, dan dapat mengerjakan berbagai pekerjaannya disana.

nah, Generasi PC sekarang juga tidak seperti dahulu yang terpisah. karena AIO membuat segalanya menjadi mudah. seperti kebanyakan PC di sekolah dan pemerintah yang menggunakan Lenovo, Acer dan Apple.

itulah perkembangan yang begitu cepat.

Kemudahan menggunakan teknologi sekarang membuat segalanya “serba teknologi”. mungkin sebentar lagi menikah pun bisa menggunakan conferensi videocall.

Contohnya saja, ayahku dirumah bisa marah besar karena “saya mematikan router wifinya”, begitu juga dengan adik-adikku yang selalu dengan smartphonenya itu. sampai-sampai ketika saya mengambilnya sebentar saja dan dia menangis.

Coba kamu bayangkan betapa berubahnya kondisi zaman ini. teknologi seperti Tuhan. Tidak sedikit dari kita yang berdoa di Internet seolah-olah Internet bakal mengabulkan doanya.

Saya tidak tahu kenapa, Rindu dengan masa-masa dimana teknologi itu tidak sepopuler saat ini.

Sekarang seperti zamannya serba show-off. dikit-dikit show-off dan semuanya dipamerkan. bahkan *** juga dipertontonkan dengan gratis karena hanya ingin mendapatkan sejumlah rupiah dari Adsense, Google. WTF

Kecanduan ini Bahaya. karena dengan ketergantungannya kita dengan teknologi membuat kita lemah. Bahkan karena hal “Follow-Unfollow” didunianya bisa menjadi tidak berteman beneran. Yang saya heran, kenapa harus ada Follow-Followan. untuk apa coba? hanya untuk menunjukan bahwa “Inilah Aku dengan Pengikut 114.343K ?”.

Tapi tenang. gak semuanya kok yang seperti itu. Kebanyakan adalah remaja yang baru kemaruk-maruknya dengan begituan jadi sedikit apa ya. -_-

Sangkin bahayanya teknologi ini, Tidurpun dengan Teknologi. Teknologi ibarat Pacar kedua. Kebayang gak?

Dulu saya seorang Maniak Komputer dan Internet. Tiada hari tanpa komputer dan Internet. Sekarang mungkin giliran kamu yang lebih muda. mungkin dahulu itu karena “Rasa Penasaran”. saya adalah orang dengan tingkat “penasarannya tinggi”. Pernah sangkin penasarannya, Komputer di Lab rusak, Komputer sendiri Rusak, Laptop Rusak, Handphone Rusak. semuanya di pereteli, karena sangkin pensarannya.

“Kenapa ya ini bisa berjalan?” “Apa yang membuat dia berjalan?”, “Bagaimana Cara Kerjanya?”, itulahh. kecanduan yang baik sebenarnya.

Tapi, Kecanduan itu bisa berbahaya melebihi narkoba jika terlalu dalam dan melewati batas.

Contohnya adalah Awalnya penasaran dengan Blog, terus buat blog, lalu buat server, lalu belajar program, lalu mencoba penetrasi program sampai akhirnya “melakukan hal-hal yang diluar batas”.

“BLACKHAT” vs “BLACKMARKET”

itu adalah dunia gelap diteknologi. dengan penasaran itu kamu bisa saja membobol internet banking, menjual software bajakan, reupload video di youtube, mengcopas dengan mudah artikel-artikel diblog oranglain tanpa ada peletakan sumber. itulah sebahagian kecilnya.

saya sudah mencoba dan tidak didunia gelap lagi. karena itu lebih berbahaya dari narkoba. dengan teknologi akan meningkatkan dopamine kamu.

semakin digunakan, semakin ketagihan.

orang-orang rela duduk berjam-jam hanya demi mencari wifi gratis dan scroll-scroll tanpa ada tujuan yang jelas. tapi tidak semuanya juga sih.

setidaknya dengan adanya teknologi tidak membuat kita menjadi generasi “MANJA”.

Teknologi hanya sebuah “Alat Perang”. dan kamu bebas menentukan siapa targetmu. maka dari itu jangan sampai salah memilih target. karena itu akan merebut waktumu.

Semakin kamu kejar, dia akan semakin berlari.

Maka dari itu gunakan waktumu dengan sebaik mungkin ketika menggunakan teknologi. jangan sampai melebihi effeknya seperti “Narkoba”. karena orang yang kecanduan teknologi beda tipis loh dengan kecanduan narkoba. :v

Demikian dulu, Pembahasan singkat ini mengenai “Mengapa Teknologi Lebih Bahaya Dari Kecanduan Narkoba”. dan tulisan ini sebenarnya tidak niat, hanya karena lagi kesel dengan kejadian ketika “saya mematikan router wifi, semua orang pada marah dan ingin dipecahkan semuanya”.WTF

Teknolgi Sialan.

Salam Damai, Dari Dalam. irfnrdh

comments powered by Disqus